CARA MUDAH MEMBUAT DATABASE DENGAN MS.ACCESS Written on November 17, 2014, by .

Hallo sobbat muda apa kabarnya ?… semoga dalam keadaan baik dan sehat..
Kali ini saya akan share bagaimana cara membuat database dengan Ms. Access 2010, caranya sangat mudah sobb. kalau gak dipelajari ya bakalan susah terus! betul gak?…
Apa sih database itu ?.. Database merupakan sebuah bentuk data atau pengolah data yang secara sistematis urutannya, memiliki sifat mudah di update atau dihapus sesuai dengan kebutuhannya. Untuk manfaat dari databes ini banyak sekali manfaatnya sobb. contoh, membuat absesnsi online, form online, daftar harga pada scanner market, perpustakaan, dan lain-lainnya. untuk tutorial kali ini saya coba untuk membuat contoh sederhana tahap awal membuat database. yaitu membuat tabel pada struktur database, karena didalam database itu ada beberapa struktur database seperti :
– Table
– Query
– Form
– Report
– Relation
– dan banyak lagi yang lainnya
Materi kali ini saya akan membuat contoh tabel Mahasiswa, berikut contohnya :

tahap awal kita buka program Ms. Accessnya, lalu buat nama databasenya, lalu klik Create, setelah kita klik create maka akan muncul tampilan lembar kerja pada Ms. Access.

Tampilan lembar kerja Ms. Access 2010
Buat Nama Tabelnya, lalu klik Create
Tampilan Lembar Kerja Ms. Access 2010

Setelah terlihat tampilan lembar kerjanya, sekarang kita ubah tampilannya menjadi Design View dengan cara : arahkan kursor ke arah menu View, lalu pilih Design View

Tampilan Design View

Setelah memilih tampilan Design View, akan muncul kotak dialog untuk merubah/menyimpan nama table, dan isi nama table nya, sesuai data yang akan kita buat. disini saya membuat tablenya dengan nama “ekonomi”

setelah menyimpan table, sekarang kita akan membuat/mengisi field pada tablenya.
pada bagian table ini ada beberapa bagian struktur seperti, Field Name, Data Type, Description

Tampilan membuat Table

Beriukutnya isilah bagian field, data type, dan descriptionnya, seperti ini :
catatan : untuk bagian description boleh dikosongkan, karena sifatnya adalah sebagai penjelasan saja.

Setelah kita buat bagian table ini, sekarang kita akan isi bagian tablenya, dengan cara mengubah tampilan viewnya menjadi Data Sheet View dengan cara klik menu View, pilih Data Sheet View.

Tampilan Menu View
Tampilan data Sheet View

Sekarang kita isi fieldnya seperti ini :

Nah! itulah cara-cara sederhana membuat Database, khusunya tabel pada program Ms. Access 2010. cara ini juga dapat diterapkan pada Office 2013, karena teknis pembuatannya tidak berbeda, yang membedakan hanya interfacenya saja.
jika sudah selesai sobbat muda bisa langsung Save saja datanya dengan mengklik icon save atau menekan tombol Ctrl+S.
Mungkin itu saja tutorial dari saya mudah-mudahan ada manfaatnya, mohon maaf jika ada kekurangan.

Read more from the Uncategorized category. If you would like to leave a comment, click here: Comment. or stay up to date with this post via RSS, or you can Trackback from your site.
Social Bookmark : Technorati, Digg, de.licio.us, Yahoo, Blinkbits, Blogmarks, Google, Magnolia.

Cara Membuat Form di HTML (tag form) Written on November 17, 2014, by .

Form biasanya digunakan untuk mengumpulkan data dari pengunjung web kita. Mulai dari form untuk login, form kontak, form untuk pendaftaran user, bahkan untuk mengirimkan data antar halaman web. Pada tutorial belajar HTML: cara membuat form di HTML ini kita akan membahas cara penggunakan tag form di dalam HTML.


Penggunaan form hanya menggunakan HTML saja tidak akan terlalu berguna. Form biasanya hanya berupa interface yang disediakan untuk mengumpulkan data dari user, dan akan diproses dengan bahasa pemograman web seperti JavaScript atau PHP, dan disimpan di dalam tabel MySQL. Untuk pembahasan lebih lanjut, saya akan menjelaskannya pada tutorial tentang PHP dan JavaScript.

Tag dasar yang akan kita gunakan untuk membuat form di HTML adalah tag form, input, textarea, select dan option.


Pengertian tag <form>

Sebuah form dalam HTML harus berada di dalam tag form, yang diawali dengan <form> dan diakhiri dengan </form>. Tag form akan membutuhkan beberapa atribut untuk dapat berfungsi dengan seharusnya.

Atribut pertama adalah action, yang berfungsi untuk menjelaskan kemana data form akan dikirimkan. Biasanya nilai dari atribut action ini adalah alamat dari sebuah halaman PHP yang digunakan untuk memproses isi data form.

Atribut kedua adalah method, yang berfungsi untuk menjelaskan bagaimana data isian form akan dikirim oleh web browser. Nilai dari atribut method ini bisa berupa get atau post.

Perbedaan method get dan method post adalah, jika kita mengisi atribut method dengan get (dimana ini adalah nilai default seandainya atribut method tidak ditulis) maka isian form akan terlihat pada url browser. Method get ini biasanya digunakan untuk query pencarian. Method post biasanya digunakan untuk data yang lebih sensitif seperti yang berisi password, atau registrasi user. Data hasil form tidak akan terlihat pada browser.

Struktur dasar form akan terlihat sebagai berikut:

<form action="prosesdata.php" method="post">
   ...isi form...
</form>

Mengenal tag <input>

Tag input merupakan tag paling banyak digunakan di dalam form dan memiliki banyak bentuk, mulai dari isian text biasa, text password, checkbox, radio, sampai dengan tombol submit, semuanya dalam bentuk tag <input>.

Bentuk-bentuk dari keluarga tag input ini dibedakan berdasarkan atribut type:

Perhatikan juga bahwa seperti tag <img> dan <br>, tag <input> juga merupakan tag yang berdiri sendiri dan tidak membutuhkan penutup tag.

Mengenal tag <textarea>

Tag textarea pada dasarnya sama dengan input type text, namun lebih besar dan dapat berisi banyak baris. Panjang dan banyak baris untuk text area di atur melalui atribut rows dan cols, atau melalui CSS.

Contoh penggunaan textarea adalah sebagai berikut:

<textarea rows="5" cols="20">
    Text yang diisi dapat mencapai banyak baris
</textarea>

Elemen yang berada diantara tag textarea akan ditampilkan sebagai text awal dari form.


Mengenal tag <select>

Tag select digunakan untuk inputan yang telah tersedia nilainya, dan user hanya dapat memilih dari nilai yang ada. Tag select digunakan bersama-sama dengan tag option untuk membuat box pilihan.

Contoh penggunaan tag select adalah sebagai berikut:

<select>
    <option>Pilihan 1</option>
    <option>Pilihan 2</option>
    <option value="pilihan ketiga">Pilihan 3</option>
</select>

Ketika form dikirim untuk diproses, nilai dari tag <option> akan dikirimkan. Nilai ini adalah berupa text diantara tag option, kecuali jika kita memberikan atribut value. Jika atribut value berisi nilai, maka nilai value-lah yang akan dikirim. Ada atau tidaknya atribut value ini tidak akan tampak dalam tampilan form.

Tag select memiliki atribut selected yang dapat ditambahkan agar tag select berisi nilai awal. Contoh penggunaanya adalah sebagai berikut:

<select>
    <option>Pilihan 1</option>
    <option>Pilihan 2</option>
    <option value="pilihan ketiga" selected>Pilihan 3</option>
</select>

Mengenal Atribut: Name

Setiap tag inputan di dalam form harus ditambahkan atribut name agar dapat diproses oleh web server nantinya. Di dalam halaman proses (yang biasanya berupa bahasa PHP atau ASP), nilai dari atribut name inilah yang akan menjadi variabel form. Contoh pemakaiannya adalah sebagai berikut:

<input type="text" name="username">
<input type="text" name="email">

Kedua input diatas akan tampak sama persis, namun pada saat pemrosesan data, masing-masing akan dibedakan menurut atribut name.


Akhirnya, Sebuah Form Utuh

Merangkum seluruh tag form HTML yang telah kita bahas diatas, maka saatnya untuk membuat sebuah form HTML. Silahkan buka text editor, dan tuliskan kode HTML berikut, lalu save sebagai formulir.html

Contoh penggunaan tag form:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
   <title>Belajar Membuat Form </title>
</head>
<body>
<form action=" formulir.html" method="get">
Nama: <input type="text" name="nama" value="Nama Kamu" />
<br />
Password: <input type="password" name="password" />
<br />
Jenis Kelamin :
<input type="radio" name="jenis_kelamin" value="laki-laki" checked />
Laki - Laki
<input type="radio" name="jenis_kelamin" value="perempuan" />
Perempuan
<br />
Hobi: <input type="checkbox" name="hobi_baca" /> Membaca Buku
      <input type="checkbox" name="hobi_nulis" checked /> Menulis
      <input type="checkbox" name="hobi_mancing" /> Memancing
<br />
Asal Kota:
 <select name="asal_kota" >
     <option value="Kota Jakarta"> Jakarta</option>
     <option>Bandung</option>
    <option value="Kota Semarang" selected>Semarang</option>
 </select>
<br />
Komentar Anda:
<textarea name="komentar" rows="5" cols="20">
Silahkan katakan isi hati anda
</textarea>
<br />
<input type="submit" value="Mulai Proses!" >
</form>
</body>
</html>

Cara Membuat Form di HTML (tag form)

Terlepas dari tampilan yang kurang rapi, kita telah membuat sebuah form utuh (tampilan form dapat diubah dengan mudah menggunakan CSS). Perhatikan bahwa untuk atribut target saya mengisinya dengan: formulir.html dan atribut method dengan nilai get, sehingga pada saat anda klik kombol mulai proses, perhatikan perubahan pada alamat address bar browser, akan tampil tambahan seperti berikut:

&jenis_kelamin=laki-laki&hobi_nulis=on&asal_kota=Bandung
&komentar=Sudah+mahir+html

Jika diperhatikan dengan lebih lanjut, semua isian form tampak terlihat dari baris ini (karena method form kita set menjadi get) setiap nilai dibatasi dengan karakter dan (&) sedangkan spasi di ubah menjadi karakter tambah (+)

Pembuatan form tampak sedikit rumit, namun ini sepadan dengan kemampuannya untuk menampung data yang berharga dari user kita. Dalam tutorial lainnya kita akan membahas tentang cara memproses inputan form ini dengan bahasa pemograman PHP.

Read more from the Uncategorized category. If you would like to leave a comment, click here: Comment. or stay up to date with this post via RSS, or you can Trackback from your site.
Social Bookmark : Technorati, Digg, de.licio.us, Yahoo, Blinkbits, Blogmarks, Google, Magnolia.

Cara Mengubah Daftar Teks ke SmartArt di PowerPoint Written on October 15, 2014, by .

Tutorial ini membahas cara cepat dan mudah untuk mengubah daftar (list) teks pada slide PowerPoint ke bentuk diagram SmartArt.

Mengubah daftar kumpulan teks ke bentuk SmartArt, akan memberikan tampilan visual yang lebih menarik pada slide. Ada banyak macam layout SmartArt yang bisa digunakan, antara lain: List, Process, Cycle, dan pada PowerPoint 2010 ada tambahan layout Picture.

 

Continuous Block Process
Mengubah Daftar ke Diagram SmartArt Continuous Block Process - Computer 1001

Alternating Picture Circles
Mengubah Daftar ke Diagram SmartArt Alternating Picture Circles - Computer 1001

Phased Process
Mengubah Daftar ke Diagram SmartArt Phased Process - Computer 1001

 

Cara Membuatnya:

  1. Klik kanan placeholder yang berisi daftar teks dan klik Convert to SmartArt Graphic.
    Teks Placeholder - Computer 1001
    Convert to SmartArt - Computer 1001
  2. Pada galeri (lihat gambar di atas), pilih layout SmartArt yang diinginkan. Untuk melihat layout yang lain, klik More SmartArt Graphics.
    Tip: Taruh kursor pada thumbnail SmartArt untuk melihat tampilannya pada slide.
  3. Daftar teks pada slide akan otomatis ditempatkan pada layout yang dipilih.
    Selanjutnya kita bisa memodifikasi warna dan SmartArt Style (kumpulan efek seperti garis, bevel, atau 3-D). Petunjuknya ada di tutorial ini: Gunakan Grafik SmartArt untuk Memberikan Tampilan Visual yang Menarik.
  4. Untuk memperbesar diagram SmartArt:
    1. Tempatkan kursor pada titik di bingkai diagram sehingga berubah menjadi panah 2 arah.
      Panah 2 Arah - Computer 1001
    2. Kemudian klik dan geser kursor untuk memperbesar SmartArt.
      Diagram SmartArt PowerPoint - Computer 1001
  5. Untuk mengubah SmartArt ke bentuk yang lain, klik kanan pada SmartArt dan pilih Change Layout.

 

Catatan

Read more from the Uncategorized category. If you would like to leave a comment, click here: Comment. or stay up to date with this post via RSS, or you can Trackback from your site.
Social Bookmark : Technorati, Digg, de.licio.us, Yahoo, Blinkbits, Blogmarks, Google, Magnolia.

Yang Kamu Belum Ketahui dari Ms Excel Written on October 8, 2014, by .

header1

Mengenal Formula pada Excel – Sel Absolut (id-ID)

Sel Absolut adalah istilah untuk sel yang alamatnya berada dalam kondisi terkunci. Tujuan dari penguncian ini adalah agar alamat sel tidak mengalami perubahan saat dilakukan proses Auto Fill yang selalu menambahkan alamat sel ke sel berikutnya. Dengan adanya Sel Absolut ini maka Auto Fill tetap bisa digunakan pada sebuah tabel data yang semi konsisten atau pada formula lanjutan yang menggunakan tabel referensi.

Cara menggunakan Sel Absolut sangat mudah, yaitu dengan menambahkan tanda $ didepan nama kolom atau nomor barisnya. Untuk menambahkan tanda $ ini Anda dapat mengetikannya secara manual atau menggunakan tombol F4 pada keyboard Anda. Aturan yang berlaku untuk Sel Absolut ini adalah sebagai berikut.

Agar lebih jelas dalam memahami Sel Absolut ini, perhatikan tabel berikut ini. Misalkan saja Anda akan menghitung persentase dari jumlah Data 1 dan Data 2. Maka formula yang digunakan pada D3 adalah:

D3=(B3+C3)*B8

Namun jika digunakan Auto Fill untuk mengisi sel selanjutnya yaitu sel D4 dan D5, maka hasilnya akan salah, karena formulanya akan menjadi:

D4=(B4+C4)*B9

D5=(B5+C5)*B10

Sel B4, C4, B5, dan C5 sudah benar, yaitu merupakan penambahan alamat dari sel sebelumnya, namun sel B9 dan B10 jelas salah karena seharusnya sel tersebut tidak berubah yaitu alamatnya tetap B8 yang berisikan nilai persentase. Pada sel B8 inilah Anda bisa menggunakan Sel Absolut untuk mengunci alamat sel tersebut.

Karena arah Auto Fill bergerak kebawah yang mengakibatkan penambahan nomor baris, maka Anda cukup menambahkan tanda $ didepan nomor barisnya saja. Dengan demikian, formula pada D3 yang seharusnya adalah:

D3=(B3+C3)*B$8

Jika digunakan Auto Fill, maka formula pada sel D4 dan D5 akan menjadi:

D4=(B4+C4)*B$8

D5=(B5+C5)*B$8

Dan formula ini tentunya akan menghasilkan nilai yang benar.

Sebagai latihan sekaligus agar Anda lebih memahami cara kerja dan penggunaan Sel Absolut ini, Anda bisa melihat sebuah tabel perkalian yang umum dimiliki oleh anak sekolah dasar seperti berikut ini.

Pada tabel perkalian tersebut, perhitungannya secara garis besar adalah data pada kolom B dikalikan dengan data pada baris 2. Sebagai contoh, pada sel isian pertama yaitu sel C3, formulanya adalah:

C3=B3*C2

Karena perhitungan selalu menggunakan nama kolom yang sama yaitu kolom B serta nomor baris yang sama yaitu baris 2, maka Anda dapat menambahkan tanda $ didepan kolom B dan nomor baris 2 untuk membuat sel tersebut menjadi Absolut. Hingga formulanya menjadi seperti berikut ini:

C3=$B3*C$2

Berikutnya Anda tinggal memilih sel C3 tersebut lalu melakukan proses Auto Fill kearah kanan.

Dalam kondisi sel C3:L3 masih tersorot, lakukan Auto Fill sekali lagi kearah bawah.

Hasilnya Anda sudah mendapatkan sebuah tabel perkalian yang lengkap yang dikerjakan hanya dalam waktu singkat saja, tentunya dengan menggunakan bantuan Sel Absolut dan Auto Fill.

Read more from the Uncategorized category. If you would like to leave a comment, click here: Comment. or stay up to date with this post via RSS, or you can Trackback from your site.
Social Bookmark : Technorati, Digg, de.licio.us, Yahoo, Blinkbits, Blogmarks, Google, Magnolia.

Fitur-fitur pada Microsoft Word yang Mungkin Kamu Belum Tahu (Part 2 ) Written on October 1, 2014, by .

Cara Membuat Daftar Isi Otomatis pada Microsoft Office Word

 

Untuk memberi daftar isi secara otomatis berikut langkah-langkahnya:

Pertama, pada menu Home, di deretan bawah menu tersebut terdapat Styles.

1

 Lalu klik pada bagian panah kecil disamping Styles.

2

Maka akan muncul kotak Styles.

3

43

Kemudian letakkan kursor pada bagian kata-kata yang akan anda masukkan kedalam daftar isi, (misalnya Kata Pengantar, BAB 1 Pendahuluan, BAB 2 Isi dan Pembahasan, BAB 3 Penutup, dst) letakkan kursor pada setiap awal kalimat tersebut (Anda lakukan hal tersebut pada tiap halaman).

Misalnya pada halaman kata pengantar. Anda letakkan kursor pada awal kata “Kata Pengantar” kemudian pada kotak Styles klik Heading 1.

5

44

6

Maka kata pengantar tadi akan berubah warna menjadi warna biru.

7

Begitu anda lakukan pada setiap halaman. Misalnya lagi untuk BAB 1, BAB 2,

18

19

20

21

Adapun jika yang anda masukkan merupakan sub/bagian dari BAB, misalnya bagian dari BAB 1 yaitu Latar Belakang, Rumusan masalah, Tujuan, Manfaat, dll maka letakkan kursor pada kata Latar Belakang, kemudian pada kotak Styles-nya klik Heading 2.

22

24

26

27

Dan jika merupakan anak bagian dari sub BAB, Misalnya pada BAB 1, Pada sub Tujuan. memiliki sub sub Tujuan Umum dan Tujuan Khusus, maka yang anda klik adalah Heading 3.

28

29

30

Maka seterusnya seperti itu, untuk bagian dari sub sub BAB tadi maka yang di klik adalah adalah Heading 4, dan seterusnya seperti itu.

Biasanya Sub Bab tersebut diberi nomor, misalnya 1.1 Latar Belakang, 1.2 Rumusan Masalah 1.3 Pertanyaan Penelitian, dst. Maka anda tinggal klik Numbering. Maka Latar Belakang tersebut menjadi seperti berikut.

31

Untuk mengubah format Number 1. menjadi 1.1 maka anda tinggal meng-klik bagian number tersebut dua kali.

33

Lalu langsung tuliskan 1.1 lalu tekan spasi. Maka number akan terbentuk.

32

Maka untuk bagian berikutnya pada BAB 1 ini, Anda tinggal meletakkan kursor pada sub bab tersebut lalu klik number, maka akan langsung muncul hasil seperti berikut:

Selanjutnya, perlu diperhatikan beberapa hal berikut:

Dalam penulisan BAB 1 Pendahuluan. Agar supaya dalam daftar isi mucul tulisannya BAB 1 Pendahuluan dalam satu baris walaupun dalam penulisannya dalam dua baris, maka cara menulisnya (setelah proses Heading):

(Misalnya BAB 1 Pendahuluan). Delete format enter yang ada sebelum kata pendahuluan sehingga kata BAB 1 Pendahuluan menjadi satu baris.

34

Setelah itu, letakkan kursor pada awal kata Pendahuan, lalu tekan Shift+enter. Maka Pendahuluan akan turun pada baris kedua, namun yang akan muncul di daftar isi nanti BAB 1 Pendahuluan pada satu baris.

35

Begitu juga untuk BAB 2 Isi dan Pembahasan, BAB 3 Penutup, harus dilakukan dengan cara tersebut.

Selanjutnya agar isi/materi dari pendahuluan (misalnya), tidak terbawa ke dalam daftar isi, maka pastikan tulisan bagian isi tersebut dalam kondisi normal bukan dalam format Heading.

36

37

Jika ternyata dalam format Heading, maka Anda tinggal klik normal. Karena jika dalam format Heading, maka semua isi/pembahasan tersebut akan masuk ke bagian daftar isi.

Lalu jika terjadi kesalahan misalnya BAB 1 Pendahuluan jadi satu halaman dengan bagian Daftar Isi,

Maka anda tinggal letakkan kursor  pada awal kata BAB 1, lalu tekan Ctrl+Enter, maka BAB 1 tersebut akan langsung berpindah pada halaman berikutnya.

Control enter akan berfungsi untuk tetap menjadikan bagian kalimat yang tadi di Control enter tetap berada di awal halaman. Sehingga sebaiknya, setiap kalimat yang harus tetap berada di awal halaman sebaiknya menggunakan Ctrl enter untuk memindahkan ke halaman berikutnya.

Setelah semuanya selesai diberi format Heading, maka anda rapikan terlebih dahulu. Dengan menyamakan bentuk font misalnya Times New Roman, Colour Black.

Kemudian langkah berikutnya, letakkan kursor pada halaman dimana anda akan meletakkan bagian daftar isi. Misalnya pada halaman setelah Kata Pengantar. Tekan Ctrl enter dari akhir halaman kata pengantar sehingga terbentuk halaman kosong baru setelah kata pengantar.

Kemudian Anda klik menu References, klik submenu Table of Contents –> Automatic Table 1.

38

39

 Maka Daftar Isi anda akan muncul beserta halamannya.

40

Kata Content tersebut bisa diganti menjadi Daftar Isi lalu kita pindahkan ke tengah.

41

Lalu jika anda telah mengedit kembali, misalnya menambahkan Content untuk daftar isi, menambah atau isi materi, sehingga terjadi perubahan halaman, maka anda tinggal meng-klik Up Date yang terdapat pada bagian atas Tabel of Content tersebut. Maka akan muncul tampilan berikut ini.

42

Update entire table dipilih apabila Anda telah meng-edit heading yaitu menambah, mengurangi atau memperbaiki materi, maka Anda harus pilih Update entire table.

Tapi, jika Anda tidak menambah atau mengurangi Heading, tetapi hanya mengedit pembahasan (mengurangi atau menambah materi pembahasan) artinya perubahan hanya terjadi pada nomor halaman, Anda sebaiknya memilih Upadate page numbers only.

Karena, jika Anda memilih Update entire table, maka bentuk Daftar Isi Anda kembali harus diperbaiki akibat perubahan otomatis yang terjadi pada keseluruhan Daftar Isi.

17

Terus, kalau ternyata di bagian Daftar Isi yang muncul hanya Heading 1 sampai Heading 3, maka pilih kembali menu References, pilih Table of Contents.

8

Klik Insert Table of Contents

9

Maka akan muncul kotak Table of Contents,

10

Awalnya biasanya ter-setting pada Show levels itu adalah 3.

11

Nah, jika Anda ingin menampilkan sampai Heading 4, maka Anda tinggal mengubahnya menjadi 4.

12

Maka, pada Daftar Isi Anda telah muncul sampai Heading-4.

13

15

Oh ia satu lagi terakhir, kalau Anda ingin pengaturan Heading Anda tidak berubah saat Heading di pilih (bentuk, size maupun colour hurufnya), maka silahkan lakukan cara berikut ini,

Pada menu Home, Anda akan menemukan format Heading, (sebenarnya Anda bisa langsung membuat heading dari menu ini, atau dari style seperti yang telah dijelaskan diawal).

1

Pertama untuk Heading 1, pilih Heading 1, kemudian Klik Kanan,

2

Maka akan muncul kotak berikut,

3

Kemudian pilih sesuai dengan keinginan Anda, Misalnya saya akan men-setting Heading 1 saya, Times New Roman, 12, Bold, Black, center, maka saya setting seperti berikut ini,

4

Maka, ketika Anda membuat Heading 1, tidak akan terjadi perubahan warna, bentuk, size pada hurufnya,

Seperti berikut ini, awalnya berbentuk normal,

5

Setelah dilakukan Heading 1, tidak terjadi perubahan pada hurufnya, hanya berubah menjadi Heading 1 saja,

6

Begitu juga untuk Heading 2, pilih Heading 2 lalu Klik Kanan, Modify,

7

Setting sesuai keinginan, Misalnya Saya pilih untuk Heading 2, Times New Roman, 12, Bold, Left,

8

Maka ketika Anda melakukan Heading 2, yang awalnya seperti berikut,

9

Bentuknya tetap sama seperti sebelumnya, namun sudah menjadi Heading 2,

10

Begitu juga Anda lakukan untuk Heading, 3, 4, dst,

11

Klik dibawah untuk:

Cara Membuat Daftar Pustaka Secara Otomatis Pada Ms. Office Word

Read more from the Uncategorized category. If you would like to leave a comment, click here: Comment. or stay up to date with this post via RSS, or you can Trackback from your site.
Social Bookmark : Technorati, Digg, de.licio.us, Yahoo, Blinkbits, Blogmarks, Google, Magnolia.

Fitur-fitur pada Microsoft Word yang Mungkin Kamu Belum Tahu (Part 1 ) Written on October 1, 2014, by .

Cara Membuat Daftar Pustaka Secara Otomatis Pada Ms. Office Word

 

Caranya mudah, anda tidak usah menginstall softwere apa pun, karena sebenarnya sudah tersedia pada Microsoft Word. Namun orang jarang mengetahuinya.

Ayo ikuti langkah berikut.
Pertama, setiap kalimat yang Anda kutip, langsung Anda masukkan sumbernya, caranya yaitu letakkan kursor diujung kalimat yang Anda kutip.

1

Kemudian klik ReferenceInsert Citation, pilih Add New Source.

2

Maka akan muncul kotak Create Source.

3

Kemudian Anda tinggal memilih bentuk sumber yang Anda gunakan, Book, Report, Journal Article, dsb.

4

Misalnya saya memilih Laporan, maka isi kolom Author, Title, Year, Publisher, City.

5

Pada bagian Author di pilih Corporate Author, karena penyusun laporan tersebut adalah institusi bukan individu.

Setelah selesai maka akan muncul pada kursor yang Anda letakkan tadi berupa Innote,

6

Innote tersebut, bisa Anda delete jika Anda tidak menggunakan format referensi berupa Innote. Namun, referensi tersebut akan tetap dan akan tetap muncul pada Daftar Pustaka saat Anda memilih Bibliography di akhir cara ini.

Adapun jika referensi Anda berupa Jurnal, maka pilih Journal Article,

8

Kemudian, jika Author dari referensi Anda adalah individu, maka isi pada kolom Author. Gunakan ., (titik koma) untuk memisahkan Author yang lebih dari satu orang.

9

Setelah selesai maka akan Innote akan muncul kembali, Misalnya: (Asamoah, Moussa, Stafström, & Musinguzi, 2011),

10

Setelah selesai memasukkan semua sumber, letakkan kursor pada bagian halaman untuk Daftar Pustaka, biasanya dihalaman akhir setelah BAB 3 Penutup.

Klik Reference, Klik Bibiliography,

13

Kemudian pilih Bibiliography.

14

Maka akan muncul Daftar Pustaka tersebut sebagai berikut.

16

Selanjutnya Anda hanya tinggal merapikannya, misalnya saya ubah Bibliography menjadi DAFTAR PUSTAKA, memperbaiki Style tulisan (Times New Roman, 12, rata kiri kanan, spasi 2),

19

Biasanya bagian bawah lebih menjorok kedalam, Anda tinggal blok Daftar Pustaka Anda dengan cara klik pada bagian pojok kiri Daftar Pustaka pada tanda titik tiga,

28

Maka secara otomatis Daftar Pustaka Anda ter-blok semua,

20

Selanjutnya, Anda tinggal menggeser Indent (Hanging Indent) yang berada diatas tepatnya dibawah deretan menu. Misalnya saya geser seperti berikut,

22

Maka, Daftar Pustaka Anda berubah menjadi seperti berikut ini,

23

Anda juga bisa mengubah Style Daftar Pustaka sesuai dengan yang Anda inginkan,

24

Misalnya APA, Chicago, Harvard, dsb,

25

Jika setelah itu Anda memasukkan kembali sumber yang lain, Anda tinggal mengklik Update yang terdapat pada bagian atas tabel Daftar Pustaka tersebut.

26

Kemudian rapikan kembali Daftar Pustaka Anda.

27

Akhirnya Daftar Pustaka Anda selesai.

Klik dibawah untuk:

Cara Membuat Daftar Isi Otomatis pada Microsoft Office Word

Read more from the Uncategorized category. If you would like to leave a comment, click here: Comment. or stay up to date with this post via RSS, or you can Trackback from your site.
Social Bookmark : Technorati, Digg, de.licio.us, Yahoo, Blinkbits, Blogmarks, Google, Magnolia.

Management File and Directory, Aplikasi Kompresi, Aplikasi pada Android Written on September 23, 2014, by .

 filemanager

1. Management file dan directory pada system android

Aplikasi file manager Android baik bawaan maupun dari pihak ke-3 berguna untuk mengatur (manage) file-file atau data yang tersimpan di perangkat Android.  Secara lebih spesifik, aplikasi ini berguna untuk:

  1. Melihat file apa saja yang ada di tablet / handphone Android
  2. Membuat folder baru
  3. Menghapus (Delete), Menyalin (Copy), atau Memindahkan (Move) file dari satu lokasi (folder) ke lokasi lain
  4. Mengganti nama file
  5. Mengirim file ke perangkat lain menggunakan jaringan Bluetooth, dll.

Pada saat aplikasi file manager Android diaktifkan, tampilan awal aplikasi ini pada umumnya menampilkan isi dari kartu memori (SD Card) HP atau Tablet Android yang digunakan.

a. Cara membuat folder di android

tugas2tugas21

tugas22

tugas23tugas24

b. Cara memindahkan, menyalin, menghapus, dan merubah nama folder serta melihat rincian folder

tugas25

2. Fasilitas kompresi pada system android

Android tidak dapat menangani beberapa file tertentu, misalnya file Zip, Rar, Gz, B1,Tar, dll karena itu diperlukan aplikasi pihak ketiga untuk membuka file yang yang dikompres tersebut. Jika Anda ingin membuka file terkompresi dalam bentuk Zip, Rar, Gz, B1,Tar, dll beberapa aplikasi Android yang dapat Anda gunakan adalah Astro File Manager, Dual File Manager, dan EStrongs File Explorer, Winzip, Andro Zip, B1 Free Archiver, Unrar Unzip lite, dll semua aplikasi tersebut dapat dengan mudah digunakan untuk mengekstrak file RAR atau ZIP di Android. Aplikasi tersebut dapat didownload di google store.

Berikut salah satu contoh untuk mengkompres folder/file dalam format Zip menggunakan aplikasi B1 Free Archiver

tugas26tugas27

tugas28

zip2

zip3

Read more from the Uncategorized category. If you would like to leave a comment, click here: Comment. or stay up to date with this post via RSS, or you can Trackback from your site.
Social Bookmark : Technorati, Digg, de.licio.us, Yahoo, Blinkbits, Blogmarks, Google, Magnolia.

Kustomisasi Perangkat Keras pada Windows 7 dan Spesifikasi Laptop Written on September 16, 2014, by .

Kali ini kita akan mengetahui langkah-langkah untuk kustomisasi perangkat keras di Windows 7 khususnya KEYBOARD dan MOUSE. Selain itu kita juga akan mengetahui cara melihat Spesifikasi Laptop kita.

I. Kustomisasi Perangkat Keras

Hal pertama yang dilakukan dalam kustomisasi perangkat keras ;

pasang1

pasang2

pasang3

pasang4

  1.  Kustomisasi Keyboard

pasang5

pasang6

2. Kustomisasi Mouse

pasang7

pasang8

disini kita bisa milih bentuk kursor yang disuka (selama ada pilihannya)

pasang10

II. Spesifikasi Laptop

1. Resolusi Windows 7

pasang11

pasang12

2. Main Memory (RAM)

maka bakal tampil begini:

pasang13

3. Storage

pasang14

pasang15

4. Melihat Spesifikasi laptop keseluruhan

pasang16

pasang17

Read more from the Uncategorized category. If you would like to leave a comment, click here: Comment. or stay up to date with this post via RSS, or you can Trackback from your site.
Social Bookmark : Technorati, Digg, de.licio.us, Yahoo, Blinkbits, Blogmarks, Google, Magnolia.

Praktikum Penkom , Praktikum yang menyenangkan Written on September 8, 2014, by .

penkom

Praktikum Penkom berbeda sekali dengan praktikum-praktikum lain di ITP. Praktikum Penkom lebih santai, tugasnya dikit dan easy, aspraknya juga lebih santai dibandingkan yang lain. Praktikumnya lebih seru dibanding kuliahnya yang ngebosenin. Seru karena aku lebih suka praktek dibanding teori mulu. Selain itu juga lebih ngerti, soalnya belajar langsung didepan komputernya.

Materinya juga menarik, tapi ada sebagian yang sama kayak di SMA. Walaupun meterinya sama, tapi aspraknya pembawaannya ga bosenin, karena ada sesi tanya jawab untuk mengetahui kemampuan kita tentang materi tersebut.

 

 

Read more from the Uncategorized category. If you would like to leave a comment, click here: Comment. or stay up to date with this post via RSS, or you can Trackback from your site.
Social Bookmark : Technorati, Digg, de.licio.us, Yahoo, Blinkbits, Blogmarks, Google, Magnolia.

Hello world! Written on September 3, 2014, by .

Welcome to Student.ipb.ac.id. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Read more from the Uncategorized category. If you would like to leave a comment, click here: 1 Comment. or stay up to date with this post via RSS, or you can Trackback from your site.
Social Bookmark : Technorati, Digg, de.licio.us, Yahoo, Blinkbits, Blogmarks, Google, Magnolia.

© Copyright melvin's blog - Powered by Wordpress - Designed by Speckyboy. Enjoy with a Whopper Meal & Large Coke.